Home / PESANTREN RAMADHAN

PESANTREN RAMADHAN

Assalamualakum warohmatullahi wabarokatuh…

Alhamdulillah puji dan syukur Kami panjatkan kehadirat Allah SWT, dan tak lupa sholawat beriring salam kepada baginda Rasulullah SAW, dengan melafaskan Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammad wa ala Ali Sayyidina Muhammad, Pada kesempatan hari ini SMKN 2 Karimun Alhamdulillah dapat melaksanakan pesantren ramadhan 1442 H / 2021 M, agenda pesantren ini di laksanakan selama 2 hari, dari tanggal 15 april 2021 sampai 16 april 2021.

 

Adapun agenda kegiatan tersebut yaitu, Sholat Dhuha Berjamaah, Tadarus Al-Qur’an, Tata cara berwudhu menurut syariat Islam, Tata cara sholat menurut syariat Islam, Nofis (Nonton film Islam) Kisah teladan para sahabat rasul, Allah SWT.

MATERI KEGIATAN PESANTREN RAMDHAN 1442 H/2021 M
SMKN 2 KARIMUN

WUDHU

Mengucapkan niat dan doa adalah salah satu amalan sah dalam memulai suatu ibadah. Begitu pula dengan wudhu, yang merupakan salah satu ibadah yang hukumnya wajib dilakukan sebelum sholat.

Diartikan sebagai mensucikan diri dari hadast kecil, wudhu merupakan salah satu syarat sah sholat. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Surat Al Maidah berikut ini:

Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian ingin melaksanakan sholat, basuhlah wajah dan tangan kalian sampai ke siku, dan usaplah kepala kalian dan (basuhlah) kaki kalian sampai kedua mata kaki.” (QS. Al Maidah:6)

Niat Wudhu

Seperti melakukan aktivitas lainnya, sebelum melaksanakan wudhu terlebih dahulu mengucapkan “basmallah”, dan dilanjutkan dengan membaca niat wudhu dalam hati ataupun dengan suara pelan. Berikut bacaan niat wudhu dalam tulisan Arab, latin, beserta artinya.

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا هِ لِلِّ تَعَالٰى
Nawaitul whudu-a lirof’il hadatsii ashghori fardhon lillaahi ta’aalaa

Artinya : Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardhu (wajib) karena Allah ta’ala

Tata Cara Berwudhu

Setelah membaca niat, barulah dapat melakukan wudhu. Wudhu memiliki sejumlah tata cara, yang akan dipaparkan dalam poin berikut ini.

  1. Membaca basmallah sambil mencuci kedua tangan sampai pergelangan tangan sebanyak tiga kali.
  2. Kumur-kumur sebanyak tiga kali.
  3. Membersihkan lubang hidung sebanyak tiga kali.
  4. Membasuh muka dari tumbuhnya rambut hingga dagu sebanyak tiga kali.
  5. Membasuh kedua tangan sampai siku sebanyak tiga kali.
  6. Mengusap sebagian rambut kepala sebanyak tiga kali.
  7. Membasuh kedua telinga sebanyak tiga kali.
  8. Mencuci kaki sebanyak tiga kali.

Untuk diingat, dahulukan anggota badan sebelah kanan terlebih dahulu dalam melakukan wudhu.

Doa Setelah Wudhu

Setelah selesai berwudhu, alangkah baiknya jika memanjatkan doa setelah wudhu. Berikut lafadz doanya beserta artinya.

اَشْهَد اَنْ لَااِلٰه اِ ا لاالل وَحْدَه لاَشَرِيْكَ لَه وَاَشْهَد اَ ا ن مُحَ ا مدًاعَبْدُه وَرَسُوْلُه . اَللههُ ا م اجْعَلْنِىْ مِنَ التا ا وابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِِّرِيْنَ،
وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ ال ا صالِحِيْ ن
Artinya: Aku bersaksi, tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku mengaku bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba dan Utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba Mu yang shaleh.

SHALAT

Sholat berasal dari bahasa arab yang artinnya ‘’do’a’’. Sedangkan menurut isltilah sholat adalah ibadah yang dimulai dengan bacaan takbiratul ikhrom dan diakhiri dengan mengucap salam dengan syarat dan ketentuan tertentu. Segala perkataan dan perbuatan yang termasuk rukun sholat mempunyai arti dan makna tertentu yang bertujuan untuk mendekatkan hamba dengan Penciptannya.

Berbagai Dalil Mengenai Solat Dalil tujuan pelaksanaan sholat terdapat dalam Al-quran surat (20:14) yang tertera sebagai berikut :

20:14 – إِنانِي أَنَا ا اللَُّ لَا إِلَٰهَ إِ ا لا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ ال ا صلََةَ لِذِكْرِي

Artinya :

Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah shalat untuk mengingat Aku. ( Surah Taha [20:14] )

Dalam surat Ta Ha (20:14) tersebut menjelaskan bahwa tujuan sholat adalah agar setiap hambanya senangtiasa selalu berdzikir kepada Allah. Arti berdzikir disini adalah selalu mengingat Allah dimanapun dan kapanpun. Seperti ketika kita takbir membaca ‘’ Allahuakbar’’ yang beratri Allah maha besar menjelaskan tentang keagungan Allah. Ketika hati kita selalu mengingat Allah membuat jiwa kita menjadi tenang dan tentram.

TUJUAN SHOLAT

Sholat menjadi dasar dan pedoman dari setiap aktifitas kehidupan manusia. Karena sholat adalah amalan yang pertamakali akan dihisap di akhirat kelak. Oleh karena itu sholat merupakan ibadah yang mengatur segala aktifitas baik itu diperintahkan maupun dilarang Tuhan. Aktifitas manusia berhubungan dengan Allah sebagai Tuhan penciptannya yang disebut habluminallah sedangkan aktifitas yang berhubungan dengan manusia disebut habluminannas.

Tujuan Allah menciptakan kita adalah untuk beribadah dengan amal kebaikan dan menyembah kepadannya. Menyembah disini berarti beribadah dan salah satunnya adalah sholat. Kita hidup didunia ini hanya sementara dan dari kehidupan di dunia inilah penentu kehidupan kita selanjutnya yaitu kehidupan akhirat yang merupakan kehidupan kekal selamannya. Amalan perbuatan kita yang akan menentukan kita akan masuk surga ataupun neraka yang menjadi tujuan hidup manusia sesungguhnya.

Ibarat orang mengatakan bahwa hidup didunia adalah permainan. Di dunia kita diuji dengan waktu dan keadaan. Segalannya sudah diatur didalam Al-Qur’an bahwa manusia bisa memilih untuk bersujud menyembahNya atau menjadi kafir. Jika di dunia ini kita lolos dari ujian baik itu kemudahan atau kesulitan kita tetap menjaga iman dan taqwa kita, kita dapat memenangkan surga, Begitu pula sebaliknya.

Segala amalan yang mengarahkan kita ke surga memang tidak mudah, terjal bak mawar berduri. Kita akan banyak diuji didunia ini seperti mampukan kita menahan diri dari perbuatan maksiat, mampukah kita mengorbankan harta kita untuk berjuang di jalan Allah, mampukah kita menahan diri dari lisan yang kotor, menggunjing, menghasut dan memfitnah, mampukah kita solat dan berpuasa dalam keadaan sulit sekalipun.

Sholat Wajib

Sholat adalah kewajiban yang mempunyai hukum wajib dan sunah tergantung jenis sholatnya. Solat yang termasuk fardu ada dua yaitu fardu ain yaitu sholat yang wajib dikerjakan dan tidak boleh digantikan oleh orang lain seperti sholat 5 waktu dan sholat jum’at bagi laki-laki sedangkan fardu kifayah adalah sholat yang wajib dikerjakan dan tidak berkaitan dengan dirinnya seperti solat jenazah. Sholat Wajib ada 5 yaitu ; Sholat Subuh, Sholat Dzuhur, Sholat Ashar, Sholat Magrib, Sholat Isya

Sholat Sunah

Sedangkan sholat sunah adalah sholat yang dianjurkan jika dikerjakan mendapat pahala jika ditinggalkan tidak berdosa. Contoh Sholat sunah yang biasanya dilakukan setiap hari yaitu Sholat Dhuha, Sholat Tahajud dll. Sholat sunah ada dua yaitu sunah muakkad yaitu sholat yang dianjurkan dengan penekanan kuat seperti sholat di hari raya idul fitri dan idul adha sedangkan sholat sunah ghairu muakkad adalah solat yang dianjurkan tetapi tidak dengan penekanan kuat seperti sholat rawatib

Hukum Sholat

Hukum melaksanakan shalat lima waktu adalah Wajib, bahkan Allah mewajibkan setiap pengikutnya untuk tetap melaksanakan shalat lima waktu walaupun sedang sakit dengan kondisi tertentu.

Selain shalat wajib 5 waktu ada shalat sunnah lainnya, berikut ini kategori hukum shalatnya

Fardu

Sholat Fardhu adalah doa yang diwajibkan untuk melakukannya. Shalat fardhu dibagi lagi menjadi dua, yaitu:

  • Fardu ain merupakan kewajiban yang wajib mukallaf berhubungan langsung dengan dirinya dan tidak boleh ditinggalkan atau dilakukan oleh orang lain, seperti shalat lima waktu dan shalat Jumat (fardhu ‘ain bagi laki-laki).
  • Fardu kifayah merupakan kewajiban yang wajib mukallaf tidak berhubungan langsung dengan dirinya. Kewajiban ini menjadi sunnah setelah sebagian orang melakukannya. Namun jika tidak ada yang melakukannya maka kita wajib melakukannya dan menjadi berdosa jika tidak dilakukan, seperti shalat jenazah

Sholat Sunnah (sholat nafilah)

Sholah sunnah adalah sholat yang dianjurkan atau diucapkan tetapi tidak wajib. Sholat sunnah terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Sunnah muakkad adalah shalat sunah yang dianjurkan dengan penekanan yang kuat (hampir sampai pada titik wajib), seperti shalat dua hari raya, shalat sunah witir dan shalat sunnah tawaf.
  • Sunnah ghairu muakkad merupakan shalat sunah yang dianjurkan tanpa penekanan yang kuat, seperti shalat sunat rawatib dan shalat sunah insidentil (tergantung waktu dan keadaan, seperti sholat kusuf / khusuf hanya dilakukan saat terjadi gerhana).

Syarat Wajib Sholat

Ada persyaratan yang harus dipenuhi untuk melakukan sholat, yaitu:

  1. Muslim (beragama Islam)
  2. Berakal sehat
  3. Baligh
  4. Suci dari hadas kecil & hadas besar
  5. Sadar

Syarat Sah Sholat

  1. Telah masuk waktu sholat
  2. Menghadap kiblat
  3. Menutup aurat
  4. Suci badan, tempat sholat dan pakaian yang digunakan dari najis
  5. Mengetahui tata cara pelaksanaannya

Hal-Hal Yang Dapat Membatalkan Sholat

  1. Berhadats (segala kotoran yang keluar dari tubuh, misalnya: kencing, buang air besar, dan angin).
  2. Terkena Jelas Najis.
  3. Sengaja Berkata atau Berbicara atau Berbicara Selain Membaca Doa.
  4. Sengaja Meninggalkan Suatu syarat, Rukun Doa.
  5. Sengaja bergerak 3 kali berturut-turut, terlepas dari gerakan sholat. Misalnya: Menggaruk ke arah yang sama.
  6. Tertawa terbahak-bahak.
  7. Mendahului Imam jika dia adalah Makmum (shalat berjamaah).
  8. Murtad.

Sunah-Sunah Sholat

  1. Sebelum Sholat Adzan dan Iqomat.
  2. Siwak (Sikat Gigi).
  3. Mengangkat Kedua Tangan Sebatas Telinga.
  4. Bergabung dengan Pergelangan Tangan Kanan Dan Kiri (Sedakep).
  5. Bacalah Doa Iftitah.
  6. Baca Taawudz (Audzubillahiminasyaitonirrojim).
  7. Bacaan Amin, Setelah Al Fatihah.
  8. Membaca Surah atau Ayat dalam Alquran setelah membaca Surah Al Fatihah.
  9. Membaca tasbih sambil ruku ‘dan sujud.
  10. Membaca Doa Sambil Duduk Di Antara 2 Sujud.
  11. Baca Tahiyyat dan Doa di Rokaat Kedua.
  12. Baca Doa Qunut.
  13. Duduk Iftirosy Dalam Semua Doa Duduk.
  14. Duduk Tawarruk (Sujud di Akhir Tahiyat).
  15. Doa Sebelum Salam.
  16. Salam Kedua Setelah Menyelesaikan Salam Pertama.
  17. Doa Setelah Salam Kedua.

Rukun Sholat

Ada beberapa rukun sholat yang wajib diketahui. Antara lain:

  1. Niat
  2. Berdiri tegap bila mampu, dan diperbolehkan duduk atau berbaring bagi yang udzur
  3. Takbiratul ihram
  4. Membaca suratul fatihah pada setiap rokaatnya
  5. Ruku’
  6. I’tidal
  7. Sujud
  8. Duduk di antara dua sujud
  9. Duduk Tasyahud Akhir
  10. Membaca tasyahud akhir
  11. Membaca shalawat Nabi
  12. Mengucap salam pertama
  13. Tertib (Dilaksanakan secara berurutan)

Makna dan Manfaat Sholat

Apa saja makna dan manfaat yang bisa kita dapat dari sholat?

  • Kebersihan Karena Orang Yang Ingin Melakukan Sholat:
  1. Harus Bersihkan Hatinya Dari Berbagai Macam Kotoran (Marah, Sombong, Iri, Dendam, dan Lainnya)
  2. Harus membersihkan perutnya dari berbagai macam kotoran (minuman dan makanan yang harum, makanan riba dan makan harta anak yatim)
  • Kesopanan Karena orang yang ingin melaksanakan shalat:
  1. Harus menutupi aurat dengan kain bersih dan tebal.
  2. Harus mematuhi syarat dan ketentuan.
  • Kesehatan Karena Orang Yang Ingin Melakukan Sholat
  1. Harus berwudhu
  2. Harus Bersiap dan Pergi Ke Tempat Doa
  3. Harus Melakukan Rukunnya (Berdiri, Ruku, Sujud Dan Duduk)
  • Kesabaran Karena Orang Yang Ingin / Sedang Melaksanakan Doa:
  1. Tidak boleh terburu-buru dalam menjalankan rukun (baik wajib maupun sunnah)
  2. Harus tertib dan tumakninah / tenang untuk khusyu

Percaya Diri

Karena orang yang shalat pasti merasa berhadapan dengan Allah SWT dan harus selalu merasa diawasi dan diperhatikan oleh Allah SWT. Jadi ketika manusia dekat dengan Yang Maha Segalanya, mereka pasti akan merasa aman dan percaya diri.

CONTOH TATA CARA SHALAT